Kisah Kasih Ibu di Dunia

By Karlinamother-day

Tahukan anda jika hari ibu di berbagai negara dirayakan pada tanggal yang berbeda? Nah, berikut ini adalah sekilas kisah perayaan Hari Ibu di berbagai negara.

Australia

Negara ini merayakan Hari ibu pada minggu kedua bulan Mei. Tradisi memberikan hadiah saat Hari Ibu di Australai diawali oleh Janet Hayden pada 1924. Janet memulai tradisi dengan mengunjungi pasien di Newington State Home for Women.

Disana Janet bertemu banyak ibu yang kesepian dan terlupakan. Untuk menghibur mereka, dia mengajak anak-anak sekolah memberikan hadiah kepada para ibu tersebut. Setelah itu, Hari Ibu mulai dirayakan. Salah satunya dengan memberikan bunga chrysantheium kepada ibu. Para pria juga bisa menyematkan bunga ini di kerahnya sebagai penghormatan kepada ibu.

Perancis

Awal mula perayaan Hari Ibu di Perancis cukup menarik. Pada tahun 1896 dan 1904, angka kelahiran bayi di negara ini sangat rendah. Oleh sebab itu, muncul wacana memberikan penghargaan kepada ibu yang melahirkan banyak anak. Akhirnya, pada 1906, 10 ibu yang memiliki 9 anak mendapatkan penghargaan “High Maternal Merit”.

Bahkan, pada tahun 1920, pemerintah sampai memberikan medali sepsial (Medalie de la Familie) kepada ibu yang memiliki banyak anak. Namun, mulai tahun 1941, atas inisiatif Phillipe Petain, meski tetap mendukung kebijakan banyak anak, para ibu yang memiliki anak sedikit juga tetap diapresiasi.

Nepal

Perayaan Hari Ibu di negara ini diadakan pada dua minggu terakhir bulan Baishakh atau sekitar bulan April atau Mei. Pada hari tersebut dirayakan juga festival Mata Tirtha Aunsi untuk mengenang jasa para ibu yang sudah meninggal dunia. Tradisi dilakukan dengan berziarah ke kolam Mata Tirtha yang berada enam mil dari Kathmandu.

Tradisi ini berasal dari kisah meninggalnya seorang ibu pengembala. Lalu, pengembala tersebut melakukan persembahan di dekat kolam. Tak lama kemudian, dia melihat wajah ibu dengan tangan menjulur dari kolam mengambil persembahan tersebut. Sejak itu, banya korang berkunjung ke kolam untuk melihat kembali wajah ibunya yang telah meninggal.

Amerika Serikat.

Negara ini merayakan Hari Ibu pada minggu kedua bulan Mei. Perayaan Hari ibu, dipopulerkan oleh Anna Jarvis dari Virginia Barat pada 1908. Usaha Jarvis berbuah manis ketika Presiden Woodrow Wilson meresmikan Hari Ibu sebagai hari libur nasional pada 1914.

Menariknya, di negara ini, Hari Ibu menjadi hari berbesar utnuk penjualan bunga dan kartu ucapan selamat. Selain itu, hari tersebut menjadi hari terbesar penggunaan telepon jarak jauh. Lebih dari itu, pada Hari Ibu, orang-orang di Amerika Serikat banyak yagn pergi ke rumah ibadah, ketiga terbanyak setelah hari Natal dan Paskah.

Timur Tengah

Perayaan Hari Ibu di beberapa negara Arab banyak dilakukan pada 21 Maret. Mustafa Amin adalah jurnalis yang pertama kali memperkenalkan tradisi ini di Mesir. Melalui bukunya, Smiling America (1943), dia menuturkan kisah seorang ibu yang berjuang sendiri membesarkan anaknya.

Dalam buku tersebut dikisahkan ibu yang mendedikasikan seluruh hidupnya bagi anak hingga sang buah hati besar menjadi dokter dan menikah. Setelah menikah, anaknya malah meninggalkan di begitu saja. Hal tersebut memotivasi Mustafa untuk mempromosikan Hari Ibu di negara Arab. Perayaan Hari Ibu pertama kali dilakukan di Mesir pada 21 Maret 1956 dan mulai ditiru negara Arab lainnya.

Indonesiamotherdays

Negara kita merayakan Hari Ibu setiap 22 Desember, terinspirasi ole hperayaan Kongres Perempuan Indonesia pada 22 hingga 25 Desember 1928. Kongres tersebut memperjuangkah hak perempuan dalam pendidikan dan pernikahan.

Bagaimana perkembangan Hari Ibu di Indonesia saat ini? Perjuangan emansipasi perempuan memang membuat banyak perubahan positif. Kini semakin banyak perempuan yang menduduki posisi tinggai mulai dari pemimpin perusahaan hingga menteri. Naun, ada sebaian orang yang lupa terhadap makna Hari Ibu.

Entah karena kesibukan ataupun memang menganggap tak special, kin banyak anak yang sudah lupa untuk sekadar mengucap terimakasih kepada ibu. Padahal, saat kecil, kita sering menerima kasih sayang ibu yagn begitu besar.

Kehangatan

Misalnya, ingatkah anda momen saat ibu membalur badan kita dengan minyak kayu putih? Aroma minyak kayu putih yang berpadau dengan sentuhan lembut ibu tentu tak akan terlupa.

Hingga sekarang, minyak kayu putih memang masih menjadi andalan keluarga di Indonesia. Apalagi kini ada minyak kayu putih aromaterapi sebagai varian dari minyak kayu putih yang ada.

Selain memberikan kehangatan tubuh, minyak kayu putih ini membantu meringankan sakit perut, pusing, mual-mual, hidung tersumbat, dan rasa gatal akbiat gigitan seranga. Uniknya, minyak kayu putih Aromaterapi memiliki after taste aoram yang menyerupai bedak bayi sehingga keharumannya dapat melegakan dan memberikan rasa harum yagn sangat nyaman.

Pencegahan

Selain itu, kita pun tentu ingat saat-saat ibu menyuapi dengan sabar. Kini, sebagai balas budi, sudah spantasnya kita menjaga kesehatan ibu, terutama dari penyakit kardiovaskular, seperti jantung dan stroke.

Berdasarkan data World health statistic 2009 yagn dilakukan oleh WHO, penyakit jantung dan stroke adalah penyebab utama kematian di dunia.

Disinyalir, perempuan di negara berpenghasilan rendah dan menengah yagn emnderita penyakit kardiovaskuler lebih beriksiko meninggal dibandingkan perempuan yang tinggal di negara-negara industry atau maju.

Sebagai pencegahan, ada beberapa langkah yagn dapat dilakukan untuk melindungi jantung. Salah satunya, berhenti merokok, aktif melakukan aktivitas fisik, menjaga berat badan, dan memastikan asupan makanan sehat seprti Quaker Oats.

Sebagai informasi, berdasarkan ukuran per gramnya, Quaker Oats memiliki kandungan protein, kalsium dan Vitamin E yang lebih banyak dibandingkan beras, terigu maupun biji jagung. Selain itu, Quaker oats juga memiliki kandungan serat larut (beta glucan) yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

 

This entry was posted in ragam and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s